Ada Apa Dengan Mubes MPM?

Musyawarah Besar MPM
Musyawarah Besar MPM

Musyawarah Besar AD/ART MPM


Musyawarah besar diadakan oleh Majelis Permusyawaratan Mahasiswa pada tanggal 22 Desember 2025, Mubes kali ini direncanakan akan membahas mengenai pembahasan Sidang Anggaran Dasar & Anggaran Rumah Tangga yang diadakan di Gedung GSG, Universitas Widyatama. Selama Sidang AD/ART, Ada beberapa kegiatan yang keliru pada saat pelaksanaannya sehingga membuat mahasiswa/i yang datang saat itu memilih walk out dari acara.

Bacaan Lainnya

 

Alasan Memilih Walk Out Pada Saat Acara

 

Ada beberapa alasan memilih walk out yang diberikan oleh mahasiswa/i, salah satunya diberikan oleh Koordinator Internal Himapsi dan Ketua Sema FIB, “Jujur dari awal udah ngerasa kurang oke karena jadwal pelaksanaannya sempat diundur-undur. Terus pas jalannya Mubes juga ngerasa kurang terkoordinir jadi ngerasa melenceng dari agenda awal plus nggak kondusif. Jadi ya udah, kita putusin buat walk out aja” kata Koordinator Internal Himapsi, “Kita memilih walk out karena kesalahan fatal dari pihak MPM untuk tidak mempelajari dan mengerti sistem dan mekanisme mubes itu sendiri, (buang waktu, outcome yang meragukan jika dilanjutkan, tidak ada integritas mubes yang di selenggara itu sendiri)” pernyataan tambahan dari Ketua Sema FIB.

Menurut Koordinator Internal Himapsi dan Ketua Sema FIB, Dimulai dari jadwal yang sering diundur, acara yang dirasa tidak terkoordinir dan kurangnya pengetahuan mengenai system/mekanisme dari siding AD/ART menjadi alasan mereka lebih memilih walk out dari Sidang AD/ART tersebut.

 

Apakah mubes kemarin, meningkatkan ketidak percayaan mahasiswa/i terhadap MPM yang sekarang?

 

Banyaknya kekeliruan dari acara Sidang AD//ART, dikhawatirkan akan mengurangi kepercayaan dari para mahasiswa/i, “Tentu meningkatkan ketidakpercayaan karena disaat MPM baru aktif kembali dari banyaknya Image buruk yang masih menempel di dalam lembaga mereka, pihak MPM yang sekarang malah memperparah itu, dan akan gampang sekali terkena framing kedepannya walaupun hanya masalah sepele” pernyataan dari Ketua Sema FIB.

Pernyataan Ketua Sema FIB didukung oleh pernyataan Koordinator Internal Himapsi, “Sebenernya bukan nggak percaya 100% sih, tapi ngeliat eksekusi Mubes kemarin yang bisa dibilang belum maksimal, jelas bikin kita jadi ragu. Jujur aja, kalau nanti ada acara yang dipegang MPM lagi, kita bakal mikir dua kali sih buat hadir” kata Koordinator Internal Himapsi.

 

Saran Untuk MPM

 

Selain memberikan pernyataan Koordinator Internal Himapsi dan Ketua Sema FIB juga memberikan beberapa saran untuk MPM, “Ke depannya MPM perlu lebih dipersiapkan lagi setiap kegiatannya. Mungkin bisa ada time keeper biar acaranya sesuai rundown, terus diadain gladi sebelum hari H, dan koordinasi antar timnya juga ditingkatin. Selain itu, bakal lebih baik juga kalau disiapin rencana Cadangan” saran dari Koordinator Internal Himapsi,  Ketua Sema FIB pun memberikan saran yang lain untuk MPM, “Saran saya/kita, karena sudah parah seperti ini, coba adakan uji publik untuk kelayakan MPM dalam menjalankan tugas dan wewenangnya, karena sebagai organisasi mereka perlu tau bahwasannya sekadar “mau” saja untuk menjabat di MPM itu tidak cukup, perlu kualitas yang memadai. Kalau kondisinya seperti ini lebih baik tidak ada MPM, tetapi ganti dengan perubahan/pemindahan wewenang mpm sementara kepada organisasi/lembaga yang masih terindikasi mampu menjalankan tugasnya sebagai Lembaga Kemahasiswaan” kata Sema FIB.

 

Berdasarkan beberapa info yang didapatkan, Sidang AD/ART seharusnya diadakan pada tanggal 24 Januari 2026, per-tanggal 26 Januari 2026, tidak ada info lanjutan mengenai Sidang AD/ART, elektabilitas para anggota MPM pun dipertanyakan oleh para mahasiswa/I, MPM diharapkan harus lebih siap dalam mengadakan mubes atau menjalankan tugasnya sebagai MPM.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *