Longsor Dahsyat di Cisarua, Bandung Barat: Puluhan Korban Tewas dan Belasan Hilang

https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https%3A%2F%2Fvoi.id%2Fberita%2F554015%2Ftragedi-longsor-cisarua-iwan-suryawan-desak-audit-total-lahan-dan-optimalisasi-btt-rp328-miliar&ved=0CBcQjRxqFwoTCJiqxODurpIDFQAAAAAdAAAAABAI&opi=89978449
Tragedi Longsor Cisarua (Sumber Foto: VO.id)

sEntra, 29 Januari 2026 – Bencana tanah longsor besar terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat pada Sabtu dini hari, 24 Januari 2026, akibat curah hujan yang sangat tinggi dalam beberapa hari terakhir. Longsoran material tanah dan lumpur melanda permukiman di lereng Gunung Burangrang, menimbun puluhan rumah dan mengakibatkan dampak serius bagi warga setempat.

Korban dan Dampak

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat dan tim SAR gabungan, jumlah korban terus bertambah setiap harinya. Hingga 26 Januari 2026, puluhan jenazah telah ditemukan dan diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk proses identifikasi. Sebanyak 25 kantong jenazah telah diserahkan, sementara puluhan warga masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian oleh tim SAR.

Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI–Polri, BPBD, relawan, dan warga setempat bekerja di medan berat untuk mengevakuasi korban yang tertimbun material longsor. Operasi pencarian diperkirakan akan terus berlangsung selama beberapa hari ke depan karena masih terdapat puluhan warga yang belum berhasil ditemukan.

Penyebab Longsor

Menurut Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), longsor tidak semata-mata merupakan fenomena hidrometeorologis, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi geologi yang rapuh dan kejenuhan air tanah yang tinggi di lokasi kejadian. Struktur batuan kuno serta saturasi air tanah berkontribusi pada kegagalan lereng yang menyebabkan tanah dan batuan longsor turun dengan cepat.

Badan Geologi juga mengingatkan adanya potensi longsor susulan, terutama jika hujan intensitas tinggi kembali turun. Kondisi lereng yang labil masih menjadi ancaman serius bagi tim pencari dan warga di sekitar lokasi bencana.

Respons dan Penanganan

Pemerintah daerah dan pusat telah menerjunkan berbagai upaya tanggap darurat. Selain operasi pencarian dan evakuasi, alat berat, drone pencitraan, dan teknologi komunikasi satelit ikut digunakan untuk mempercepat proses evakuasi serta koordinasi di lapangan. Akses jaringan internet disediakan di area bencana untuk mendukung komunikasi tim lapangan dan akses data secara real-time.

Selain itu, upaya modifikasi cuaca juga menjadi salah satu strategi yang sedang dipertimbangkan oleh pemerintah untuk mengurangi intensitas hujan di kawasan bencana, dengan tujuan mendukung kelancaran operasi evakuasi warga.

https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https%3A%2F%2Fwww.galapos.id%2F2026%2F01%2Ftragedi-longsor-cisarua-rumah-hilang.html&ved=0CBcQjRxqFwoTCKDtp6DzrpIDFQAAAAAdAAAAABAI&opi=89978449
Korban longsor Cisarua terus bertambah. Di balik operasi SAR 24 jam, muncul fakta memilukan: puluhan jenazah ditemukan, puluhan warga lain masih tertimbun lumpur. (Sumber Foto: GalaPos ID)

Kondisi Masyarakat Terdampak

Puluhan rumah warga di sejumlah RT/RW Desa Pasirlangu tertimbun material longsor. Banyak keluarga kini tinggal di posko pengungsian sementara, kehilangan tempat tinggal dan menunggu bantuan logistik dari pemerintah dan lembaga kemanusiaan. Warga diimbau untuk tetap waspada, khususnya mereka yang tinggal di daerah yang berdekatan dengan lereng yang curam.

Penutup

Bencana longsor di Cisarua, Bandung Barat menjadi tragedi alam yang menelan korban jiwa dan menyebabkan kerusakan besar pada pemukiman warga. Faktor cuaca ekstrem dan kondisi geologi yang labil menjadi dua penyebab utama longsor, sementara upaya pencarian dan bantuan masih terus berlangsung. Situasi ini juga menegaskan pentingnya mitigasi bencana dan pengelolaan lahan yang berkelanjutan di kawasan rawan longsor.

 

Daftar Pustaka

  1. ANTARA News (Indonesia & English Service) – Laporan evakuasi korban dan jumlah jenazah
  2. com – kronologi kejadian di lapangan dan detail dampak terhadap warga serta apparat.
  3. Badan Geologi Kementrian ESDM. analisis penyebab longsor
  4. Pikiran Rakyat / Jurnal Soreang (PRMN) – kondisi terkini di lokasi bencana dan respons lembaga kemanusiaan.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Diskominfo Jabar). informasi penanganan teknis, dukungan infrastruktur, dan komunikasi darurat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *