Apa Itu Board Of Peace?
Board Of Peace (BOP) atau dewan perdamaian, merupakan suatu badan Internasional yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Dewan ini ditugaskan untuk mengawasi rekonstruksi, serta mengawal stabilisasi dan rehabilitasi pascakonflik di gaza.
Sejauh ini sudah 20 negara telah bergabung kedalam BOP, seperti Albania, Azerbaijan, Belarus, Mesir, Hungaria, Israel, Kosovo, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Vietnam, dan Indonesia, merupakan beberapa di antaranya.
“Penandatanganan Charter dari Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang merupakan bagian dari proses yang selama ini sudah kita lakukan dalam rangka menyelesaikan konflik, mencapai perdamaian dan menyelesaikan konflik serta rehabilitasi pascakonflik di Palestina, Gaza pada khususnya,” kata Menlu.

“New Gaza”, Proyek Setan Amerika Serikat
“New Gaza” merupakan salah satu proyek yang dipresentasikan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Artikel Spirit of Aqsa menyebutkan New Gaza sebagai peta mimpi elite global dan realitas reruntuhan serta trauma kolektif warga Palestina. Banyak pihak yang menyebutkan proyek ini sebagai alat politik tanpa memikirkan hak asasi warga Gaza.
Kritik dan Penolakan Warga Indonesia
Kritik dan penolakan meluas dikalangan Masyarakat Indonesia, banyak hal yang disoroti dalam penolakan warga Indonesia. Diantaranya salah satu syarat masuk ke dalam BOP Adalah pembayaran iuran bagi para anggota Board Of Peace.
Negara yang diundang tidak perlu membayar selama tiga tahun. Sementara itu, harga untuk kursi permanen di dewan direksi Adalah US$1 Miliar (sekitar 17 Trilliun) secara tunai dan dibayarkan pada tahun pertama.
Menurut mentri keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa Kamis (29/01) menyebutkan jika Indonesia harus membayar iuran untuk menjadi anggota BOP, kemungkinan akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD), hal ini menjadi salah satu alasan warga Indonesia membuat petisi agar Indonesia keluar dari Board Of Peace, Mengingat banyak “hutang” anggaran yang harus dibayarkan seperti Program MBG, Ibukota IKN, serta Kereta Cepat Indonesia China.
Selain itu juga banyak Masyarakat dan media mempertanyakan proyek “New Gaza” yang dianggap tidak memikirkan Hak Asasi Warga Palestina, dan proyek ini dianggap sebagai Geopolitik Amerika Serikat bersama sekutunya.
Sumber :
- https://setkab.go.id/indonesia-tegaskan-komitmen-perdamaian-palestina-melalui-keikutsertaan-dalam-board-of-peace/
- https://www.abc.net.au/indonesian/2026-01-30/kontroversi-indonesia-bergabung-dengan-board-of-peace/106281936
- https://yoursay.suara.com/news/2026/02/03/110834/new-gaza-kota-masa-depan-atau-proyek-elit-di-atas-luka-palestina





