Penulis: Dzakiy Putra nugraha
sEntra.com– Puluhan mahasiswa Universitas Widyatama antusias mengikuti kuliah umum bertajuk “Mahasiswa Berdaya: Membangun Bisnis dan Menciptakan Penghasilan Sejak Dini”. Acara yang berlangsung pada Kamis (07/05) di Ruang Galunggung, Kampus Widyatama, ini merupakan rangkaian dari perlombaan Enjoy IOT 6.0. UKM Pers kampus, sEntra, turut berperan sebagai mitra publikasi dalam kegiatan ini.
Mengusung semangat kewirausahaan digital di era modern, kegiatan yang digelar secara gratis ini menghadirkan Meida Hidayati, Owner Business of OUTFIX, sebagai pemateri utama. Para peserta yang berhasil mendapatkan kursi terbatas tidak hanya mendapatkan e-sertifikat, tetapi juga kesempatan memperluas relasi, mengeksplor dunia UMKM, hingga mengikuti bazaar.

ENJOY IOT 6.0 : Mahasiswa Muda, Bisnis Sejak Dini
Ketua Pelaksana Enjoy IOT 6.0, Aurelia Angelin, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan edukasi praktis sekaligus motivasi kepada mahasiswa bahwa dunia kerja tidak hanya sebatas menjadi karyawan setelah lulus.
“Kami ingin membekali peserta dengan mindset wirausaha, sehingga mereka memiliki keberanian untuk memulai langkah kecil dalam dunia bisnis sembari tetap menjalankan kewajiban akademik,” ujar Aurelia kepada wartawan sEntra, Senin (11/05).
Ia menambahkan, tema ‘Mahasiswa Berdaya’ dipilih karena mahasiswa dinilai sebagai aset bangsa dengan kreativitas tanpa batas. Kata ‘Berdaya’ sendiri menekankan pada kemandirian finansial melalui pemanfaatan teknologi dan kreativitas sejak dini.
Peserta Antusias, Dapat Insight Langsung dari Praktisi Bisnis ( Meida Hidayati )

Peserta dan panitia berfoto bersama usai kegiatan kuliah umum “Mahasiswa Berdaya: Membangun Bisnis dan Menciptakan Penghasilan Sejak Dini” dalam rangkaian Enjoy IOT 6.0 di Ruang Galunggung, Universitas Widyatama, Kamis (07/05). (Foto: Salman Yahua Rosadi)
Salah satu peserta, Muhammad Iqbal, mengaku tertarik mengikuti kuliah umum ini karena rasa ingin tahunya yang besar terhadap fenomena maraknya bisnis di era digital, khususnya yang berkaitan dengan trend.
“Pemahaman baru yang paling berkesan bagi saya adalah ketika Kak Meida menjawab pertanyaan saya terkait fokus dalam promosi, mengembangkan produk, serta mempertahankan bisnis,” ungkap Iqbal.
Ia pun memberikan kesan positif terhadap jalannya acara, menilai pemateri yang berpengalaman serta sesi tanya jawab yang interaktif berhasil memberikan banyak insight baru bagi para peserta.
Harapan: Bawa Pulang Rencana Aksi, Bukan Sekadar Sertifikat
Di akhir perbincangan, Aurelia menyampaikan harapan besar pihak panitia kepada seluruh peserta. Ia tidak ingin mahasiswa hanya pulang membawa sertifikat, melainkan membawa rencana aksi nyata.
“Kami berharap setelah acara ini, peserta memiliki kepercayaan diri untuk mulai mengeksekusi ide bisnis mereka, mampu menciptakan penghasilan tambahan, dan pada akhirnya bisa memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar melalui inovasi yang mereka ciptakan,” pungkasnya.
Dengan suksesnya kuliah umum ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa Widyatama yang tergerak untuk tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga menjadi seorang pencipta lapangan kerja.





